Blognya Duniavina

jika tak mampu berkata-kata, maka menulislah

Gak tau kenapa ny hari rasanya sumpek banget. Madep kompie tapi gak tau mo ngerjain apa. Meski ada banyak kerjaan. Yang ada aku malah blank. Pulang kantor, rasanya pengen nangis. Apa ini bermula dari tadi pagi ketika bangun dalam keadaan gak enak ya?

Abis les, sebenernya perut lapar. Tapi nggenjot sepeda justru ke arah warnet. Colokin flash disk, puter ’saviour’, buka FB, ganti foto, buka email, cek email dari Po, buka blog, trus ngoceh.

Pengen curhat n jalan-jalan ma Po. Moga Po bisa pulang ntar awal Juni. Kangen…..

Tadi pagi, sambil sarapan dan sms-an ma Panda….dengerin lagu ini. Gila… setelah 2 hari lalu kepentok ma lagu ‘Yogyakarta’ yang ostosmatis bikin aku kangennnn banget ma Jogja (kapan sih aku bakal kesampaian jalan-jalan ke sana lagi? :( ), hari ini kepentok ma lagu ‘Belahan Jiwa’. Kapan ya aku bakal dijemput dan bertahta? ;)

Membaca lagi surat-suratmu, hatiku jatuh rindu
Tak sadar pada langit kamarku, kulukis kau di situ
Waktu yang berlalu, dan jarak masih saja terbentang
Penamu bicara, menembus ruang menyapa sukmaku

Mendesah lembut angin membawa butiran hati lara
Ternyata meraih kesempatan, tak semudah kusangka
Kau setia menunggu lelaki kecil menantang hidup
Kau sertakan do’a, seolah mantra menjelma nafasku

Memendam tanya seg’ra terucap
Belahan jiwa apa kabarmu
Kuharap s’lali tetap kau jaga
Tumbuhan cinta yang di ladang kita …

Kau setia menunggu lelaki kecil menantang hidup
Kau sertakan do’a, seolah mantra menjelma nafasku

Memendam tanya seg’ra terucap
Belahan jiwa apa kabarmu
Kuharap s’lali tetap kau jaga
Tumbuhan cinta yang di ladang kita

Aku … jauh di sini menggapai cita
Hingga … satu saat pasti ku kan kembali

Kan kujemput dikau Sang Putri, pada saatnya nanti
Berkereta kencana kubawa pergi, ‘tuju istana di sana ku bertahta

Memendam tanya seg’ra terucap
Belahan jiwa apa kabarmu
Kuharap s’lali tetap kau jaga
Tumbuhan cinta yang di ladang kita

Aku … jauh di sini menggapai cita
Hingga … satu saat pasti ku kan kembali

-rose-

Sakit bisa juga karena kondisi psikis. Macem-macem penyakit bisa nemplok dan ngendon di badan kalo kondisi psikis gak ok. Terutama cewek. Gak tau kenapa, tapi ini adanya. Setidaknya itu yang pernah aku alami dan juga orang-orang dekat aku. Pikiran, itu titiknya. Ketika pikiran gak karuan dan gak segera ada pemecahan dari permasalahan, maka sakit melanda. Yang tipes lah, yang pusing lah, yang maag lah, yang demam lah dll. Dulu aku suka pusing juga kalo mendadak Eyangku gerah karena gak bisa tidur akibat mikiran cucu atau anaknya yang belum pulang. Aku pikir itu berlebihan. Tapi ternyata aku sadar, aku juga begitu. Dan memang begitulah cewek. Mo gimanapun dikata-katain, cewek ya begitu itu. Banyak hal yang dipikir, tapi gak jarang gak ada orang yang bisa diajak sharing or setidaknya orang yang bersedia mendengar dengan hati. Dan hasilnya, semua masalah dan pikiran itu hanya terpendam di hati dan dipikir sendiri. Ujung-ujungnya sakit. Kalo ibumu, pacarmu, istrimu, adik perempuanmu atau nenekmu mendadak sakit….mungkin itu karena pikiran. So…jika ingin membantu, hadirlah untuknya dan dengarkanlah kisahnya hingga tuntas. Mungkin dia hanya butuh teman untuk berbagi kisah. :)

-Merdeka!-